FeaturesUpdates

Foto Anda layak mendapat lebih dari sekadar folder.

Mike Newbon

Mike Newbon

@mikenewbon

28 Februari 26

Kita semua memotret lebih banyak dari sebelumnya. Mungkin ribuan foto setiap tahun. Foto-foto itu dicadangkan ke cloud, mungkin disusun ke dalam satu atau dua album, lalu... selesai. Hanya mengendap di sana. Arsip yang rapi sempurna tetapi tak pernah dibuka siapa pun.

Itu bukan scrapbook. Itu lemari arsip.

Lebih dari Penyimpanan, Kurang dari Media Sosial

Penyimpanan cloud menyelesaikan masalah "jangan sampai barang saya hilang." Tetapi berhenti di situ. Foto Anda aman, tersinkron, dan sepenuhnya tak bernyawa.

Media sosial bergerak ke arah sebaliknya. Ia melempar momen Anda ke dalam feed yang dirancang untuk orang asing. Foto langkah pertama anak Anda muncul tepat di sebelah iklan asuransi mobil. Momen itu disederhanakan jadi sekadar konten.

Scrapbooking digital bukan keduanya. Inti idenya: kenangan Anda bisa disusun, dijelajahi, dan dibagikan dengan cara yang benar-benar bermakna, bersama orang-orang yang hadir di momen itu. Bayangkan scrapbook fisik: bukan sekadar tumpukan foto, tetapi punya konteks. Potongan tiket, catatan kecil tentang restoran itu, foto yang dikelompokkan per perjalanan, dilengkapi detail yang kalau tidak ditulis pasti akan Anda lupakan.

Itulah yang sedang kami bangun lewat Lovd. Foto di linimasa. Disematkan di peta. Dikelompokkan menjadi acara. Berdampingan dengan catatan, resep, playlist, apa pun yang berarti bagi Anda. Lalu dibagikan kepada orang-orang yang benar-benar hadir, sehingga bersama-sama kalian membangun sesuatu yang jauh lebih kaya daripada yang bisa dikerjakan sendirian.

Mengapa Peta Mengubah Segalanya

Begitu Anda mengunggah foto dengan data lokasi, foto-foto itu muncul sebagai pin di peta. Tiba-tiba Anda bisa melihat bentuk sebuah liburan, lingkungan yang Anda jelajahi, rute yang Anda lalui.

Konteks ruang seperti itu memicu kenangan dengan cara yang tidak pernah Anda dapatkan dari menggulir grid foto. "Oh iya, kafe itu kan tepat di belakang museum." "Saya lupa kita sempat mampir ke pantai itu dalam perjalanan pulang."

Menciptakan cara baru untuk menemukan kembali apa yang sudah Anda alami. Itulah inti dari semua ini.

Segera Hadir: Story Playback

Kami sedang mengerjakan sesuatu yang membuat kami sangat antusias.

Story Playback memungkinkan Anda menyaksikan sebuah koleksi terungkap di peta dari waktu ke waktu. Tekan play, dan peta akan mengikuti perjalanan Anda, menggeser dan men-zoom mengikuti linimasa, menampilkan foto di setiap lokasi sembari Anda menelusuri jalur perjalanan.

Bayangkan menekan play pada perjalanan darat Anda di Portugal dan melihat peta melukiskan rute dari Lisbon turun ke Algarve, dengan foto-foto bermunculan di setiap perhentian. Atau memutar kembali akhir pekan di sebuah kota baru, melihat persis bagaimana Anda menyusuri jalan-jalannya.

Sebagian slideshow, sebagian perjalanan, sebagian mesin waktu. Kenangan Anda tidak statis. Kenangan itu terjadi melintasi waktu dan ruang, dan begitulah seharusnya kenangan itu dijelajahi.

Nantikan kabar selanjutnya menjelang perilisan.

Bukan Sekadar Aplikasi Lain

Setiap orang punya kenangan yang nilainya jauh melebihi folder bernama "IMG_2024." Kami membangun Lovd supaya kenangan itu bisa hidup kembali. Tertata, bisa dijelajahi, dan dibagikan dengan orang-orang yang paling berarti.

Kalau itu terdengar seperti yang selama ini Anda cari, coba sekarang. Dan kalau Anda sudah di sini, perhatikan terus peta itu. Masih banyak hal yang akan datang.

Mike

Kenangan Anda layak mendapat rumah yang sesungguhnya. Tanpa iklan, tanpa pengumpulan data, tanpa pelatihan AI.

Gratis selamanya, tanpa kartu kredit
Koleksi, catatan, dan acara tanpa batas
Undang siapa saja untuk melihat atau menambah kenangan